header image

Unified Modeling Language (UML)

Posted by: | April 20, 2010 | No Comment |

Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah “bahasa” yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem.

Dengan menggunakan UML kita dapat membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak, dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman apapun. Tetapi karena UML juga menggunakan  class dan operation dalam konsep dasarnya, maka ia lebih cocok untuk penulisan piranti lunak dalam bahasa-bahasa berorientasi objek seperti C++, Java, C# atau VB.NET. Walaupun demikian, UML tetap dapat digunakan untuk modeling aplikasi prosedural dalam VB atau C.

Seperti bahasa-bahasa lainnya,  UML mendefinisikan notasi dan  syntax/semantik. Notasi UML merupakan sekumpulan bentuk khusus untuk menggambarkan berbagai diagram piranti lunak. Setiap bentuk memiliki makna tertentu, dan UML syntax mendefinisikan bagaimana bentuk-bentuk tersebut dapat dikombinasikan. Notasi UML terutama diturunkan dari 3 notasi yang telah ada sebelumnya: Grady Booch OOD (Object-Oriented Design), Jim Rumbaugh OMT (Object Modeling Technique), dan Ivar Jacobson OOSE (Object-Oriented Software Engineering).

Sejarah UML sendiri cukup panjang. Sampai era tahun 1990 seperti kita ketahui puluhan metodologi pemodelan berorientasi objek telah bermunculan di dunia. Diantaranya adalah: metodologi booch [1], metodologi coad [2], metodologi OOSE [3], metodologi OMT [4], metodologi shlaer-mellor [5], metodologi wirfs-brock [6], dsb. Masa itu terkenal dengan masa perang metodologi (method war) dalam pendesainan berorientasi objek. Masing-masing metodologi membawa notasi sendiri-sendiri, yang mengakibatkan timbul masalah baru apabila kita bekerjasama dengan group/perusahaan lain yang menggunakan metodologi yang berlainan.

Dimulai pada bulan Oktober 1994 Booch, Rumbaugh dan Jacobson, yang merupakan tiga tokoh yang boleh dikata metodologinya banyak digunakan mempelopori usaha untuk penyatuan metodologi pendesainan berorientasi objek. Pada tahun 1995 direlease draft pertama dari UML (versi 0.8). Sejak tahun 1996 pengembangan tersebut dikoordinasikan oleh Object Management Group (OMG – http://www.omg.org). Tahun 1997 UML versi 1.1 muncul, dan saat ini versi terbaru adalah versi 1.5 yang dirilis bulan Maret 2003. Booch, Rumbaugh dan Jacobson menyusun tiga buku serial tentang UML pada tahun 1999 [7] [8] [9]. Sejak saat itulah UML telah menjelma menjadi standar bahasa pemodelan untuk aplikasi berorientasi objek.

Konsepsi Dasar UML

Dari berbagai penjelasan rumit yang terdapat di dokumen dan buku-buku UML. Sebenarnya konsepsi dasar UML bisa kita rangkumkan dalam gambar dibawah.

Diagram

Abstraksi konsep dasar UML yang terdiri dari  structural classification,  dynamic behavior, dan model management, bisa kita pahami dengan mudah apabila kita melihat gambar diatas dari Diagrams. Main concepts bisa kita pandang sebagai term yang akan muncul pada saat kita membuat diagram. Dan view adalah kategori dari diagram tersebut.

Lalu darimana kita mulai ? Untuk menguasai UML, sebenarnya cukup dua hal yang harus kita perhatikan:

1.  Menguasai pembuatan diagram UML
2.  Menguasai langkah-langkah dalam analisa dan pengembangan dengan UML

Seperti juga tercantum pada gambar diatas UML mendefinisikan diagram-diagram sebagai berikut:

•  use case diagram
•  class diagram
•  statechart diagram
•  activity diagram
•  sequence diagram
•  collaboration diagram
•  component diagram
•  deployment diagram

Tool Yang Mendukung UML

Saat ini banyak sekali tool pendesainan yang mendukung UML, baik itu tool komersial maupun opensource. Beberapa yang open source diantaranya adalah:

•  AndroMDA

•  UMLGraph

•  StarUML

•  UniMod

•  ArgoUML

•  Alma

•  UMLet

Dari semua tool yang ada, saya pribadi lebih suka menggunakan ArgoUML (Open Source), bisa dilihat info lengkapnya di http://argouml.tigris.org. ArgoUML ini file eksekusinya dalam bentuk .jar, jadi bisa dijalankan oleh berbagai Sistem Operasi, yang penting memiliki JRE (Java Runtime Environment) yang telah diinstall di dalamnya.

Untuk informasi selanjutnya mengenai tool untuk UML yang berbasis Open Source, bisa dilihat di http://java-source.net/open-source/uml-modeling

Pointer Penting UML

Sebagai referensi dalam mempelajari dan menggunakan UML, situs-situs yang merupakan pointer penting adalah:

• http://www.cetus-links.org/oo_uml.html
• http://www.omg.org
• http://www.omg.org/technology/uml/
• http://www.rational.com/uml
• http://www.uml.org/

Untuk materi UML yang selengkapnya bisa dibuka di :

http://standy-oei.web.ugm.ac.id/ppl/MateriSuplemenUml.pdf (sumber : IlmuKomputer.com)

Materi penunjang mengenai UML lainnya :

http://standy-oei.web.ugm.ac.id/ppl/PengenalanUML.pdf (sumber : wsilfi.staff.gunadarma.ac.id)

http://standy-oei.web.ugm.ac.id/ppl/uml91.pdf (Documentation Set Version 0.91Addendum UML Update)

http://standy-oei.web.ugm.ac.id/ppl/manual-0.30.pdf (Manual Help dari ArgoUML)

under: Computer Science

Leave a response






Your response:

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Categories